GEBI

Dunia Yang Berserak

Saturday, October 23, 2004

Muhammad Ali dan Keislaman Will Smith

Man in Black I & II bolehlah menjulangkan karir dan pundi-pundi Will Smith. Tapi hanya mantan petinju legendaris pengidap parkinson yang mampu mengubah jalan hidupnya.
-----------------------------------------------------------------------------------------
Willard Christopher Smith Jr, atau yang lebih dikenal sebagai Will Smith, kini sudah memiliki segalanya – karir, popularitas, kekayaan dan keluarga bahagia, padahal usianya belum genap 34 tahun. Dalam 10 tahun terakhir, hanya Smith yang mampu menembus tiga puncak karir yang sangat diidamkan para selebritis Amerika: film, televisi dan musik. Dari film saja ia telah menangguk 100 juta dolar AS, dan kini berkat kehebatan aktingnya, ia bersanding bersama jajaran bintang yang dibayar 20 juta dolar AS per film.

Namun semua pencapaian itu Smith anggap biasa-biasa saja, sesuatu yang pernah digapai dan bahkan dilampaui orang lain. Bukan pula pencapaian itu yang kemudian membuat filosofi dan jalan hidupnya kini berubah, melainkan Muhammad Ali dan Islam. “Saya makin mengerti bahwa Ali bukan hanya seorang muslim, tapi hamba Tuhan sejati. Dia hanya segelintir orang yang berani berkata lantang, ‘saya muslim’, dan ia diterima kalangan mana pun. Hidupku benar-benar berubah, bak manusia yang lahir kembali, setelah memerankan Ali,” kata Smith.

Awalnya, selama delapan tahun, Smith selalu menolak memerankan Ali, yang dijulukinya “tokoh terbesar dalam 100 tahun terakhir”. Ia khawatir perannya di film malah akan menjatuhkan pamor legenda hidup itu, meskipun sang sutradara, Michael Mann, terus meyakinkannya bahwa ia mampu. Smith pun menyambangi Denzel Washington, peraih Oscar tahun ini yang pernah memerankan tokoh Black Muslim Malcom X. “Jangan ragu, ambilah. God bless you, man,” saran Denzel.

Jadilah, hampir dua tahun Smith berlatih keras, fisik dan mental. Berlatih tinju membuat badannya membentuk, dan beratnya bertambah 30 pound. Ia pun mengasah aksen Louisville, Kentucky, tempat Ali dibesarkan. Smith juga menyelami setiap detil jiwa dan kehidupan Ali, mulai dari cara makan, sikap politik, hingga bagaimana ia memandang dunia, dan lebih penting lagi, aspek spiritualitasnya, terutama momen-momen yang membuatnya memeluk Islam dan mengganti nama Cassius Clay menjadi Muhammad Ali.

Upaya keras itu tak sia-sia. Ali sendiri mengakui hasilnya. “Bahkan kukira, Smith adalah aku waktu muda,” kata Ali. Berkat perannya, Smith menjadi nominator penerima Oscar kategori aktor terbaik tahun ini, meskipun penghargaan akhirnya jatuh ke tangan Denzel Washington. “Ini peran paling sempurna yang pernah kujalani, dan menguras seluruh kemampuanku. Rasanya sulit kubayangkan akan mengalami yang lebih hebat dari film Ali,” kata Smith.

Lebih dari itu, “pengembaraannya” bersama Ali membuahkan perubahan besar dalam diri Smith. Berkaca pada kekukuhan Ali membela hak-hak sipil, dan menentang wajib militer untuk berperang di Vietnam meskipun membuatnya dipenjarakan, Smith menjadi kian menyadari tentang hak-hak politik, khususnya warga kulit hitam yang selama ini terpinggirkan.

Dan puncak kekaguman Smith adalah terhadap konsep, hasrat dan ketergantungan Ali pada Tuhan. Di mata Smith, Ali yang selama berkarir di atas ring selalu mengklaim sebagai the greatest (yang terbesar), ternyata sangat bergantung, dan menerima dengan senang, apa pun yang diberikan Tuhan. “Komitmen dan kemampuannya bercengkrama dengan kehidupan, bersandar pada hubungannya yang sangat erat dengan Tuhan,” kata Smith.

Lalu, benarkah Will Smith memeluk Islam setelah berkelana dalam spiritualitas Ali? Kabar ini memang santer bergaung ke seluruh jagat. Di sejumlah milis groups, baik yang berbasis di Pakistan, India, dan Oman, keislaman Smith menjadi buah bibir dan bahan diskusi panjang para netters. Adalah beberapa teman dekat Smith yang mengungkap bahwa suami Jada Pinkett ini masuk Islam, dan kini makin serius mendalami ajarannya.

Kabar ini, November 2001, kemudian kian santer setelah sejumlah pemimpin organisasi Islam Amerika mengucapkan selamat atas keislaman Smith. Direktur Asosiasi Muslim Amerika Utara, Sofyan Zakkout mengaku gembira, dan menganggap masuk islamnya lelaki kelahiran Philadelphia ini akan meningkatkan moral umat muslim Amerika yang tengah dilanda ujian pasca tragedi 11 September 2001. “Islam adalah agama damai. Jika orang-orang baik seperti Ali dan Smith bisa mengemban pesan-pesan perdamaian Islam, sungguh sangat menggembirakan,” kata Zakkout.

Secara eksplisit, Smith sendiri belum pernah membuka status keislamannnya di hadapan publik. Inilah yang kemudian membuat ragu sejumlah pihak, dan bahkan ada pula yang meralat berita tersebut. Dalam sebuah tulisan berjudul Famous Convert to Islam, tentang tokoh terkenal yang memeluk Islam, misalnya, disebutkan bahwa kabar itu hanya rumor, persis seperti kabar burung tentang Islamnya Neil Amstrong, Michael Jackson dan Jacques Cousteau.

Terlepas dari benar-tidaknya kabar tersebut, agama Islam sebetulnya bukanlah hal asing bagi Smith. Meski tumbuh sebagai anak baptis dari pasangan Willard C. Smith Sr. dan Caroline, namun tujuh dari sepuluh kawan mainnya masa kanak-kanak, adalah muslim. Dan kini, menurut sejumlah kawan dekatnya, Smith selalu menyimpan Al-Qur’an dan sajadah di rumahnya. Kedua anaknya pun – Willard C. Smith III dan Jaden Christopher Syre Smith, dibiarkan bersahabat dengan sejumlah anak-anak muslim.

Sebelum memerankan Ali, Smith berguru secara intensif tentang ajaran dan sejarah klasik Islam pada Syekh Munir. Ia juga mengkaji lebih serius sejarah Islam Amerika, termasuk musabab terjadinya perpecahan antara Nation of Islam dan Malcom X, serta konteks keislaman lokal, yang banyak mempengaruhi kehidupan Ali.

Kini, Smith selalu membela Islam jika orang-orang di sekitarnya menghujat, terutama pasca tragedi yang meruntuhkan menara kembar World Trade Centre dan sebagian gedung Pentagon. Pembelaan itu, misalnya, dilakukannya di hadapan publik, saat tampil bersama Ali dan puluhan selebritis Amerika, dalam acara bertajuk “America: a Tribute to Heroes” untuk memperingati tragedi 11 September. Tentang penampilannya itu, Smith mengakuinya sebagai “pertama kalinya dalam hidup ia melakukan sesuatu yang penting.”

Dari atas panggung, Smith berkata lantang, “Orang ini manusia paling terkenal. Dia salah satu pahlawan terbesar di jaman kita, dan dia muslim,” katanya sambil memegangi pundak Ali. “Adalah kebencian yang mendorong tindakan keji 11 September, bukan agama. Dan pasca peristiwa ini, sangat tak pantas membalas kebencian dengan tindakan balas dendam yang membabi-buta. Saya dan Ali ingin mengingatkan Anda soal ini,” ucap Smith lagi.

Dalam berbagai wawancara dengan media massa, Smith selalu mengumbar kekagumannya pada keberagamaan Ali, dan pancaran pengaruh yang dirasakannya. “Setelah mengakrabi Ali, keyakinanku makin kuat, bahwa hubungan beragama harus langsung dengan Tuhan, bukan bergantung pada pendeta, ulama atau rabbi. Ini juga melecutku untuk menjadi hamba Tuhan sejati. Aku percaya kepada Tuhan sebagaimana umat Muslim, Kristen, Yahudi dan seluruh manusia suci beriman kepada-Nya,” kata Smith.

Tentu, hanya Tuhan dan hati lelaki yang bercita-cita menjadi Presiden pertama Amerika berkulit hitam ini, yang mengetahui hakikat keberagamaan dirinya. Begitu pun, pasca pengembaraannya dalam samudera spiritualitas Ali, Smith menghendaki hidupnya lebih bermanfaat, bukan sekedar menjadi aktor yang puas dengan penghargaan Oscar, atau penyanyi yang cuma mengejar piala Grammy. “Kuingin dunia berubah karena kehadiranku. Bolehlah aku dituding gila, pengkhayal, atau utopis, tapi kuingin keberadaanku membuat manusia lain hidup lebih baik,” kata Smith. Mudah-mudahan.

Muna Galbia Maulida


BOX:
Islam Pilihan Mereka

Islam berkembang pesat di Amerika, dan dianut terutama oleh warga berkulit hitam. Keadilan dan persamaan hak yang ditawarkan Islam, membuat mereka yang sangat trauma dengan diskriminasi dan rasialisme, bergegas memeluknya. Tentu, banyak pula warga kulit putih yang memilih jalan Islam. Berikut beberapa tokoh terkenal Amerika yang kemudian memeluk Islam:

Malcom X – pemimpin Black Muslim dan Nation of Islam.
Art Blakey – musisi jazz
Muhammad Ali (Cassius Clay) – petinju
Matthew Saad Muhammad (Matt Franklin) – petinju
Dwight Muhammad Qawi (Dwight Braxton) – petinju
Eddie Mustapha Muhammad (Eddie Gregory) – petinju
Mustafa Hamsho – petinju
Akbar Muhammad – petinju
Abdul Aziz (Mike Tyson) – petinju
Hamdan Chris Eubank – petinju
Kareem Abdul Jabbar – pebola basket
Maryam Jameelah (Margaret Marcus) – penyair dan penulis
Daniel Moore – penyair
Muhammad Marmaduke (William) Pickthall – penulis dan mufassir
Michael Wolfe – pengarang, jurnalis
Aminah Assilmi – jurnalis, kini Direktur International Union of Muslim Woman

Insani-5, September 2002

11 Comments:

At 10:46 PM, Blogger shine said...

God Bless You Mr Smith
I love you so much

 
At 11:58 PM, Blogger Nahsrullah R. Yasepta said...

Semoga dengan semakin banyaknya tokoh-tokoh dunia (seperti Mohammad Ali, dkk) yang masuk agama Islam akan membuat dunia semakin yakin bahwa Islam adalah agama yang paling lurus dan diridhoi Tuhan (Allah swt).

 
At 10:48 PM, Blogger reza miyamoto said...

Assalamualaikum.wr.wb

Setahu saya, brdasarkan info/berita yg beredar dr media internet, kbr tentang Will Smith telah masuk islam trnyata hanyalah sbuah gosip/rumor belaka

siulakan lihat kutipan di bwh ini

[Kapanlagi.com - Dekat dengan Tom Cruise membuat Will Smith kerap kali dipertanyakan, apakah bintang BAD BOYS ini sudah ikut masuk scientology? Namun, Smith dan istrinya Jada Pinkett membantah semua rumor seputar pindah keyakinan ini.

Menurut laporan yang beredar pasangan ini mendapat saran dari sahabat dekat mereka Cruise dan istrinya Katie Holmes. Tapi Smith bersikukuh ia memilih untuk mempelajari ajaran ini, tanpa harus jadi anggotanya.

"Anda tak harus jadi Yahudi untuk berteman dengan Steven Spielberg. Anda tak harus jadi muslim untuk jadi teman Muhammad Ali. Dan Anda tak harus jadi scientologist untuk berteman dengan Tom Cruise. Aku tetap Kristen. Aku mempelajari semua agama. Dan aku menghormati semua orang dan semua kepercayaan," ungkap bintang berusia 39 tahun ini.

Sedang perwakilan Smith menambahkan, "Sebagai perwakilan Will Smith kupastikan 100% dia bukan penganut Scientology." (ctm/erl)Rabu, 19-03-2008]

http://selebriti.kapanlagi.com/will_smith/berita/20087.html

mujahidin8@gmail.com (at friendster)
reza_miyamoto@yahoo.co.id

 
At 6:34 AM, Anonymous hot sex stories mother and daughter said...

Lately, cooped up on the ship with a company ofguys she knew well, but who by and large treated her as a combination sisterand one of the guys, shed usually seen her old, dumpy self. He motioned the blond woman forward, had her place her hands on the arms of his chair and lean down over him, letting her heavy breasts sway forward to dangle practically in his face.
free xxx taboo sex stories
forced lesbian sex stories
sexy shemale stories
adult sex short stories
stories fuck housewives
Lately, cooped up on the ship with a company ofguys she knew well, but who by and large treated her as a combination sisterand one of the guys, shed usually seen her old, dumpy self. He motioned the blond woman forward, had her place her hands on the arms of his chair and lean down over him, letting her heavy breasts sway forward to dangle practically in his face.

 
At 4:39 PM, Blogger rochmany (kak rohman) said...

saya yakin dia bukan penganut Scientology. saya yakin dia muslim.

 
At 10:36 PM, Anonymous Islam BABI said...

will smith, dkk.. cma di hipnotis sama guru spiritualnya byar masuk islam, buktinya istri dan anak'' will smith adalah KRISTEN sejati.... anw islam i2 gak berhak menilai Kristen sbg agama yg diskriminatif,,,,

 
At 12:55 AM, Anonymous Anonymous said...

Subhanallah. Mohon untuk tidak mengatakan / menulis B*B*. Kami tidak mengatakan kecuali yang HAQ. dan tidak mengatakan / menulis krist** B*B*. Tulislah perkataan yang baik & bermanfaat, jangan perkataan yang sia-sia, dan penuh dengan emosi / amarah.

 
At 11:24 PM, Anonymous Ikara nazwa said...

Mengomentari gunakan bahasa yang baik dan 1 lagi, islam bukan menghipnotis tapi menerungi

 
At 7:55 PM, Anonymous Anonymous said...

Kemaren gw nonton film will smith yg bergenre kristen.will smith emang kristen berarti

 
At 8:56 PM, Anonymous Anonymous said...

Astagfirullah"... Hanya allah yang tahu mana agama yg d ridhoi nya"
janganlah menghina agama kami' karna kami ga menghina agama manapun"
semoga allah menyadarkan kamu' atas apa yg kamu ucapkan terhadap agama kami"!!!

 
At 8:56 PM, Anonymous Anonymous said...

Astagfirullah"... Hanya allah yang tahu mana agama yg d ridhoi nya"
janganlah menghina agama kami' karna kami ga menghina agama manapun"
semoga allah menyadarkan kamu' atas apa yg kamu ucapkan terhadap agama kami"!!!

 

Post a Comment

<< Home